Betis Ramping ala Klinik Operasi Plastik Wonjin Korea

Sering diejek betis talas? Betis memang sering menjadi pergumulan bagi kaum hawa. Pasalnya, apabila berjalan dengan jangka waktu yang lama bisa membuat betis menjadi besar sehingga bentuk kaki menjadi tidak ramping. Klinik operasi plastik Wonjin Korea menyediakan pengecilan betis untuk pergumulan masalah ini.

Operasi betis ini merupakan salah satu tipe kontur badan yang menciptakan bentuk betis yang cantik. Klinik operasi plastik Wonjin Korea akan menahan saraf tertentu pada otot betis sehingga ototnya bisa mengecil. Metode tanpa bedah dari Wonjin Beauty Medical Group ini bukan membakar otot yang ada tetapi memakai kanula kecil untuk menahan saraf.

Cara ini terbilang cukup ampuh dan aman karena menahan saraf pada gastrocnemius dengan energi panas. Dengan cara ini maka ketidaknyamanan dan pembengkakan pun akan berkurang.

Mereka yang mempunyai betis terlalu besar, tidak puas dengan bentuk saat ini, ataupun otot betis keras (bentuk yang tidak dapat diubah walaupun sudah melakukan diet) juga bisa diatasi oleh klinik operasi plastik Wonjin Korea.

Otot betis terdiri dari 3 jenis: Gastrocnemius medial, Gastrocnemius lateral, dan otot soleus. Otot yang paling bermasalah adalah medial karena ia menciptakan garis kasar sepanjang kaki. Untuk memiliki garis kaki yang ramping, metode bedah yang benar harus dipilih sesuai dengan keadaan betis Anda.

Pengurangan betis tanpa sayatan oleh klinik operasi plastik Wonjin Korea dapat mengurangi otot betis hanya dengan menyuntikkan obat neurolytic ke daerah saraf. Karena operasi ini menggunakan jarum tanpa sayatan, bekas luka tidak akan terlihat dan pasien dapat kembali ke rutinitas sehari-hari dengan cepat.

Dan ketika operasi terlalu mengganggu, injeksi Botox dapat dilakukan untuk mengurangi otot. Cara ini bahkan dapat dilakukan ketika gastrocnemius lateral terlalu besar. Ini adalah prosedur sederhana yang membuat segera kembali ke aktivitas sehari-hari. Prosedur ini akan lebih efektif apabila dilakukan secara teratur setiap 6 bulan sekali.

Ada alternatif lain yaitu menggunakan frekuensi menengah untuk menghapus otot berlebihan. Metode ini sering dilakukan bersama dengan operasi betis yang memotong daerah saraf. Prinsipnya yaitu mengurangi lapisan dalam dan tengah otot.

Youtube channel: Korea Plastic Surgery

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *